Tak ada yang bisa dibanggakan dari seorang penjiplak. Mengakui karya orang lain sebagai karyamu hanya meremehkan dirimu sendiri.

3 Kesalahan Pria Saat Bercinta yang Menghalangi Wanita Raih Orgasme

3 Kesalahan Pria Saat Bercinta yang Menghalangi Wanita Raih Orgasme

Orgasme pada wanita umumnya lebih kompleks ketimbang pria. Sedikit saja gangguan saat bercinta, wanita bisa gagal mencapai klimaks. Penyebab wanita sulit mendapatkan orgasme bisa karena berbagai faktor dan salah satunya justru dari pasangannya sendiri. Ini beberapa kesalahan yang dilakukan pria ketika bercinta, yang membuat wanita gagal orgasme.

1. Stimulasi Seks Terlalu Intens
Terkadang karena ingin pasangannya bergairah dan orgasme lebih cepat, pria memberikan stimulasi seks yang berlebihan. Memberi stimulasi langsung di area genital seperti klitoris atau tekanan yang terlalu keras pada titik-titik sensitif, bukannya membuat wanita tambah bergairah tapi justru menghalanginya untuk orgasme.

"Mungkin tindakan tersebut dianggap bisa membuat wanita orgasme lebih cepat, tapi justru membuatnya lebih lama," ujar pakar seks dan percintaan Celeste Hirschman, seperti dikutip dari Women's Health USA.

Celeste menyarankan untuk tidak langsung ke area genital saat memberikan stimulasi seks pada wanita. Mulailah dari bagian atas tubuhnya, lalu turun ke area perut, kaki atau paha. Ketika wanita telah menikmatinya, baru lanjutkan ke area Miss V. Tentunya dengan gerakan lembut dan perlahan. 

2. Mengubah Ritme Bercinta Tiba-tiba
Ketika sudah hampir mencapai orgasme, gerakan saat penetrasi seks perlu tetap berada pada ritme yang sama. Jika pria mengubah ritmenya jadi lebih cepat atau lambat, maka bisa merusak segalanya. Seringkali karena terlalu bersemangat, pria mempercepat gerakan penetrasinya. Hal itu bisa menghalangi wanita dapatkan orgasme jika memulai penetrasi seksnya dengan ritme yang lebih lambat. Berhenti di pertengahan, juga berpotensi merusak mood seks wanita.

"Ketika dia (wanita) bilang 'jangan berhenti', maka tetaplah di posisi itu. Jika Anda sedikit saja mencoba untuk 'kreatif', maka hilanglah saat-saat mencapai klimaks itu," tutur pakar seks dan percintaan lainnya, Danielle Harel, Ph.D. 

3. Terlalu Banyak Memuji
Wanita memang menyukai pujian dan kata-kata manis dari pasangannya saat bercinta. Seberapa hebat ia diranjang, betapa halus kulitnya atau betapa seksinya ia saat tidak mengenakan busana. Tapi jika terlalu berlebihan, wanita bisa ilfil dan gairah seks yang awalnya membuncah justru jadi hilang. Terlalu banyak pujian juga membuatnya jadi terkesan palsu dan tidak tulus. Seolah pria hanya memujinya untuk dapatkan kenikmatan seksual.

"Banyak wanita mengatakan kalau pria terlalu banyak memuji. Bahkan melontarkan komentar yang sejatinya tidak membahayakan saja, bisa menghalangi wanita dapatkan orgasmenya. Sebaiknya pria jangan terlalu banyak bicara saat bercinta," saran Kayt Sukel, penulis 'This Is Your Brain on Sex'.

Agar Mudah Raih Orgasme, Ini 6 Hal yang Penting Diperhatikan

Agar Mudah Raih Orgasme, Ini 6 Hal yang Penting Diperhatikan

Orgasme tidak selalu bisa didapatkan dengan mudah, terutama pada wanita. Meskipun pasangan sudah merasa relaks dan mood bercinta, tetap ada saja halangan atau ganjalan yang membuat seseorang tidak maksimal merasakan kenikmatan seks hingga puncaknya. Untuk meraih kenikmatan maksimal, perlu ada kerja sama yang baik antara istri dan suami. Baik itu saat memilih gaya bercinta maupun penggunaan properti yang membantu aktivitas bercinta jadi lebih menyenangkan. Ini beberapa langkah pentingnya.

1. Posisi Bercinta yang Tepat
Variasi posisi saat bercinta memang penting, tapi jangan mencoba gaya bercinta yang membuat Anda tidak nyaman. Namun perlu diketahui juga bahwa apa yang nyaman buat Anda belum tentu bisa dinikmati pasangan. Oleh sebab itu carilah posisi yang nyaman dan mudah dilakukan untuk Anda berdua. Coba bereksperimen dan temukan gaya bercinta untuk mencapai kenikmatan maksimal bagi kalian. Jangan ragu untuk berkomunikasi dan mengatakan apa yang Anda suka dan tidak.

2. Gunakan Alat Bantu
Menggunakan alat bantu seperti vibrator saat berhubungan intim bisa menambah kenikmatan yang cukup intens terhadap Anda dan pasangan. Getaran pada area intim bisa menstimulasi gairah seksual yang lebih besar, sehingga lebih mudah mencapai orgasme.

3. Fantasi Seks
Gunakan imajinasi Anda jika Anda merasakan sesi bercinta yang sedang berlangsung kurang menggairahkan. Fantasi seks bisa berperan sebagai stimulus seksual, jadi manfaatkan untuk meningkatkan sensasi yang lebih menggairahkan. Fantasi seks bisa dilakukan dengan cara membayangkan artis idola sebagai partner atau mencoba variasi dari buku yang Anda inginkan untuk direalisasikan.

4. No Gadget, No TV
Singkirkan dan hindari semua gangguan ketika bercinta. Matikan gadget, televisi, alarm jam, dan kunci pintu untuk mencegah anak Anda masuk saat sedang bermesraan dengan pasangan. Gangguan seminim apapun bisa merusak mood bercinta yang membuat Anda sulit mencapai klimaks.

5. Ikuti Ritme 'Permainan'
Terkadang semakin keras Anda berusaha akan lebih sulit mendapat kenikmatan bercinta. Jika yang jadi fokus hanya orgasme, kesempatan untuk mendapatkannya justru lebih sulit. Jangan jadikan orgasme sebagai tujuan dari hubungan seks. Nikmati saja sensasi sentuhan, ciuman dan pelukan. Hirup aroma tubuh pasangan, nikmati foreplay dan lancarkan kata-kata mesra pada pasangan saat bercinta. Yang terpenting adalah proses, bukan tujuannya.

6. Erotisme
Tidak ada salahnya mencoba stimulasi dari luar untuk mendapatkan kenikmatan. Menyaksikan film erotis atau membaca majalah/buku dewasa bisa merangsang hasrat seks sehingga sesi bercinta jadi lebih 'panas'. Tapi ingat, simpan tontonan dan bacaan dewasa Anda di tempat yang sulit dijangkau anak-anak.

Serba-serbi Berciuman, Menggunakan 34 Otot Sampai Bertukar Bakteri

Serba-serbi Berciuman, Menggunakan 34 Otot Sampai Bertukar Bakteri

Ciuman merupakan bentuk ungkapan cinta yang paling intim dan sensual setelah seks. Bahkan tingkat keintimannya bisa lebih intens ketimbang hubungan seksual karena umumnya melibatkan emosi dan ikatan psikis antara suami istri. Ciuman juga menjadi bentuk foreplay yang efektif bangkitkan gairah seks sebelum bercinta. Di balik itu, ada sejumlah fakta tentang ciuman yang menarik untuk diketahui dan mungkin bisa jadi bahan perbincangan seru ketika berduaan dengan pasangan Anda. Apa saja fakta uniknya?

1. Istilah Ilmiah
Ciuman sendiri memiliki istilah ilmiah, yaitu philematology. Definisinya adalah menyentuh atau membelai dengan menggunakan bibir sebagai ekspresi kasih sayang, ucapan salam, sikap menghargai atau jatuh cinta.

2. Hampir Semua Orang Pernah Berciuman
Berdasarkan para antropolog, 90 persen orang di dunia ini pernah berciuman. Tapi bukan berarti arti berciuman sama bagi setiap orang. Kebiasaan berciuman bisa diartikan berbeda tergantung budaya yang berkembang di tiap negara. Misalnya saja mencium pipi umumnya dianggap sebagai cara orang-orang Eropa maupun Amerika bertukar sapa dengan teman, baik dengan sesama maupun lawan jenis. Namun di budaya timur seperti Indonesia, pria yang mencium pipi wanita atau sebaliknya bisa diartikan sebagai tanda sayang.

3. Ciuman Terlama
Rekor ciuman terlama dipecahkan oleh dua pasangan warga Amerika, Rich Langley dan Louisa Almedovar. Berapa lama mereka berciuman? 30 jam lebih 59 menit, sudah dipotong waktu saat mereka makan dan pergi ke toilet. Keduanya pun tercatat di Guinnes Book of Record sebagai pasangan dengan ciuman paling lama di dunia.

4. Serong ke Kanan
Rata-rata orang menyerongkan kepalanya ke arah yang sama ketika berciuman. Sekitar 2/3 atau 66 persen orang akan memiringkan kepala mereka ke kanan ketika berciuman. Kecenderungan ini dipercaya telah terbentuk ketika manusia masih berada dalam kandungan. Rata-rata kepala bayi miring ke kanan saat berada di perut ibunya. 

5. Memperpanjang Usia
Sebuah penelitian mengklaim bahwa pria yang mencium istrinya setiap pagi sebelum berangkat kerja, harapan hidupnya lebih panjang hingga lima tahun ketimbang yang tidak. Belum diketahui secara pasti kenapa kecenderungan ini bisa terjadi. Namun ciuman memang bisa membantu meningkatkan kesehatan mulai dari menguatkan jantung hingga meningkatkan hormon bahagia yang mengurangi kadar stres. 

6. Ciuman Seperti Olahraga
Ketika berciuman, jantung akan berdegup lebih kencang, napas menjadi lebih dalam dan tidak teratur. Ini merupakan reaksi tubuh yang sama ketika seseorang berolahraga. Jika dilakukan dengan benar, berciuman bisa menjadi bentuk latihan kardiovaskular ringan. Di saat yang sama, berciuman juga bisa menenangkan otot-otot yang tegang. Satu menit berciuman bisa membakar hingga 26 kalori, sementara ciuman yang intim dan panjang bisa meningkatkan metabolisme dan membuat tubuh membakar gula lebih cepat dari biasanya

7. Menggunakan Otot
Saat berciuman, orang menggunakan otot yang disebut orbicularis oris. Otot yang berada di bagian wajah ini bergerak ketika Anda memajukan mulut saat berciuman. Kecupan kecil di bibir hanya menggunakan dua otot di sekitar bibir. Sementara ciuman yang mendalam dan sensual (french kiss) memerlukan otot-otot di seluruh wajah yang jumlahnya mencapai 34. Wow!

8. Larangan Berciuman
Di beberapa daerah, berciuman dianggap sebagai tindakan ilegal. Bahkan di Hartfrod, Connecticut, suami yang mencium istri di hari Minggu adalah sebuah tindakan kriminal. Sementara di Cedar, Iowa, mencium orang asing yang dianggap sebagai kriminalitas dan bisa dituntut hukuman penjara. Sementara pada abad 16, Kota Naples di Italia memberlakukan hukuman mati bagi pasangan yang berciuman di depan umum. Hingga kini belum diketahui latar belakang dibuatnya larangan tersebut.

9. Sensitif
Otak memiliki syaraf-syaraf spesial yang memungkinkan manusia berciuman dalam gelap. Meskipun keadaannya gelap gulita, pasangan tetap bisa menemukan bibir kekasihnya masing-masing dan berciuman.

10. Ciuman Vs Bakteri
Studi di Belanda mengungkapkan bahwa satu ciuman selama 10 detik bisa memindahkan 80 juta bakteri antar pasangan. Namun jangan terburu berpikir negatif karena pertukaran bakteri tersebut tidak sepenuhnya berdampak buruk. Seperti dilansir Being Girl, di dalam saliva terdapat senyawa kimia yang bersifat anti-bakteri yang membunuh sebagian besar bakteri (terutama yang jahat) sebelum kuman disalurkan ketika berciuman.

30% Wanita Merasakan Sakit Saat Bercinta, Ini Cara Tepat Mengatasinya

30% Wanita Merasakan Sakit Saat Bercinta, Ini Cara Tepat Mengatasinya

Bercinta tidak selalu berlangsung aman dan memberi kenikmatan. Berdasarkan hasil studi yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine, 30 persen wanita dan 7 persen pria merasakan sakit ketika berhubungan seks.

Di antara para pria yang mengatakan sakit saat bercinta, sakit pada penis menjadi keluhan nomor satu. Ada pula yang merasakan sakit pada area skrotum dan perut. Pada wanita, sakit ketika penetrasi seks umumnya dirasakan di bagian vagina, perut serta pinggang.

Seperti dikutip dari Men's Health USA, rasa sakit umumnya berlangsung sebentar, sekitar lima menit atau kurang. Namun tak jarang hal ini menimbulkan ketidaknyamanan ketika penetrasi seks. Gesekan yang terlalu intens dan kekeringan pada Miss V adalah dua faktor paling umum penyebab sakit ketika bercinta.

Untuk mengatasi atau mengurangi sakit, umumnya pasangan akan berusaha berganti posisi, memakai lubrikan atau berhenti sejenak apabila rasa sakitnya sudah tak tertahankan. Tapi ada pula beberapa pasangan yang mencoba menutupi rasa sakit dan terus bercinta, dengan anggapan bahwa hubungan seks seharusnya menyenangkan dan nikmat. Tidak jarang juga yang memilih menyembunyikannya kepada pasangan kalau sesi bercinta terasa sakit dan kurang nyaman.

Menyembunyikan rasa sakit mungkin dimaksudkan untuk menjaga perasaan pasangan. Namun jika ketidaknyamanan saat bercinta berlangsung terus menerus maka dampaknya kurang baik bagi hubungan pernikahan yang harmonis antara suami istri. Bercinta hanya menjadi sebuah kewajiban, bahkan sesuatu yang 'kalau bisa' dihindari karena rasa sakit tersebut.

Cara terbaik untuk mengatasi masalah seks ini adalah saling terbuka antara pasangan. Pakar seks Debby Herbenick, Ph.D., menyarankan untuk membuka topik ini secara serius dan dari hati ke hati.

"Pria harus bertanya pada pasangannya, bagaimana perasaan mereka ketika bercinta dengannya. Tidak hanya saat melakukan hubungan seks tapi juga di waktu lain," ujar Debby.

Ia menyarankan untuk membicarakannya di luar kamar tidur. Misalnya saat keduanya bersantai sambil minum teh atau bersama-sama melakukan pekerjaan rumah ringan (menata vas bunga, merapikan meja kamar, dan sebagainya). Jangan ragu untuk memberitahu bagian mana saja yang terasa sakit ketika Anda dan pasangan berhubungan seks. Dari pembicaraan tersebut, Anda bisa menentukan posisi bercinta seperti apa yang nyaman bagi kedua belah pihak.

Apabila rasa sakit timbul akibat gerakan pasangan yang terlalu intens dan cepat, maka Anda bisa mengarahkannya untuk melakukan penetrasi lebih perlahan atau lembut. Katakan bahwa Anda merasa tidak nyaman atau sedikit sakit apabila pasangan melakukannya terlalu terburu-buru. 

Rasa sakit saat bercinta juga bisa diatasi dengan pemakaian lubrikan atau pelumas sintetis. Disarankan menggunakan lubrikan berbahan dasar air ketimbang minyak. Dalam salah satu penelitian yang dilakukan Debby, pasangan yang menggunakan lubrikan berbasis air rasa sakitnya berkurang lebih signifikan ketimbang mereka yang memakai lubrikan jenis lain atau tidak memakainya sama sekali.

Jika rasa sakit terus berlangsung setiap kali berhubungan seks, sebaiknya segera temui seksolog atau pakar urologi. Bisa jadi penyebabnya karena penyakit seksual menular, kanker serviks, infeksi atau hal-hal lain yang berbahaya.

Studi: Manfaat Ciuman Bisa Temukan Pasangan Hidup yang Tepat

img

Studi: Manfaat Ciuman Bisa Temukan Pasangan Hidup yang Tepat

Ciuman merupakan salah satu bentuk kasih sayang, baik di pipi, kening, maupun bibir. Ciuman membuat hubungan dua orang yang sedang jatuh cinta semakin hangat. Ternyata studi terbaru mengungkapkan bahwa salah satu keajaiban ciuman bisa menemukan pasangan yang tepat.

Dalam studi disebutkan 'philematology' yang merupakan sains dari ciuman yang juga menjadi petunjuk untuk membantu seseorang menemukan pasangan hidupnya. Pilihlah pasangan yang tepat dan sesuai dengan diri sendiri. Jangan sampai salah pilih agar pernikahan langgeng hingga usia menua.

Banyak orang menganggap ciuman sebagai ungkapan cinta dan nafsu. Namun penelitian yang dilakukan di Oxford University menunjukkan bahwa salah satu alasan seseorang menyium pasangannya untuk menemukan kecocokan mereka.

Secara biologis, mencium seseorang baik di pipi, dahi, maupun bibir akan memengaruhi seseorang berpikir tentang masa depannya dengan pasangannya saat itu. Ciuman mentransfer rasa, aroma, suara, hingga sentuhan yang akan mempengaruhi satu sama lain.

Hal ini juga akan berpengaruh terhadap keinginan Anda terus bersamanya. Berdasarkan studi tersebut, saat berciuman wanita cenderung tertarik pada pria yang memiliki perbedaan daya tahan tubuh berbeda dengan dirinya. Hal itu akan terdeteksi dari aroma yang timbul.

Survei yang diadakan di Amerika Serikat juga mengungkapkan bahwa 59% pria dan 66% wanita tidak ingin melanjutkan hubungannya karena merasa tak ada ketertarikan satu sama lain setelah ciuman pertama. Survei diikuti oleh 1.000 responden pria dan wanita.

Seperti yang dilansir dari Daily Mail, para peneliti itu percaya kalau cara seseorang melakukan ciuman pertama memberikan pengaruh terhadap hubungan ke depannya. Akan tetapi itu kembali ke kepercayaan masing-masing bagaimana caranya memandang.

Survei: 69% Jomblo Tak Bisa Bedakan Antara Kencan atau Jalan Sebatas Teman

img

Survei: 69% Jomblo Tak Bisa Bedakan Antara Kencan atau Jalan Sebatas Teman

Ketika orang yang Anda sukai tiba-tiba mengajak jalan berdua. Apakah menurut Anda itu kencan atau hanya jalan-jalan bersama teman? Sebuah studi menunjukan bahwa mereka yang single, mayoritas tidak tahu apakah mereka sedang kencan dengan calon yang potensial atau tidak.

Penelitian itu dilakukan terhadap 2.647 orang yang sedang lajang di Amerika dengan kisaran usia 18-59 tahun. Survei yang dilakukan oleh situs kencan ChristianMingle.com dan JDate.com itu menemukan, 69 persen orang masih bingung tentang status formal ketika mereka menghabiskan waktu bersama orang yang dianggap menarik.

80 persen responden setuju bahwa kategori kencan adalah 'merencanakan dan pergi berdua dengan orang yang disukai'. Tapi setengah responden tadi juga banyak menggunakan pengertian itu ketika jalan dengan sekelompok teman. Sedangkan 22 persen lainnya mengkualifikasikan: 'Jika ia mengak saja pergi, itu adalah kencan'.

Tayo Rockson, mahasiswa 24 tahun di Fordham University, New York, mengungkapkan bahwa ini adalah hal yang biasa terjadi saat pergi berdua dengan seseorang.

"Hal itu sering kita alami. Misalnya, aku harap dia tidak mengira ini adalah kencan. Aku hanya ingin bersenang-senang. Jika itu seseorang yang baru kau temui, tapi sering melakukan sesi hangout berdua, itu bisa dibilang kencan," tutur Tayo seperti dikutip dari Daily Mail.

Pergi berdua dengan seseorang yang membuat Anda tertarik, tidak selalu bisa disebut kencan. Sebab, mungkin saja si dia hanya menganggap itu adalah jalan dengan teman biasa.

Sonya Rhodes, psikolog dari New York mengungkapkan, "Kencan menunjukan ketertarikan yang spesial dengan seseorang yang spesial pula. Kencan membawa hubungan ke tahapan yang baru," jelasnya.

Survei juga menganalisa perilaku ketika kencan pertama, khususnya bagian membayar tagihan makanan. 69 persen pria merasa harus membayar bon yang datang. 55 persen wanita juga berpikir demikian. Sementara 18 lainnya berpendapat, bayar makanan perlu dibagi berdua di kencan pertama.



Rahasia Hubungan Asmara yang Langgeng Sampai ke Pernikahan

img

Rahasia Hubungan Asmara yang Langgeng Sampai ke Pernikahan

Setiap pasangan kekasih pastilah berharap, hubungan mereka bisa berlanjut hingga jenjang pernikahan. Namun dalam masa pacara, tidak jarang pasangan kekasih didera masalah dan tidak mampu membuat hubungan asmara yang langgeng dan harmonis.

Membuat hubungan berjalan lancar memang tidak semudah dengan apa yang dibicarakan. Namun jika Anda dan kekasih mempelajari trik-trik ini, maka hubungan bisa berjalan dengan mulus. Berikut ini delapan rahasia hubungan asmara yang langgeng hingga ke pernikahan, seperti dikutip Third Age.

1. Mampu Mengkomunikasikan Masalah
Banyak wanita yang tidak mampu berterus terang saat merasa sakit hati, marah, atau ketika ingin berkata 'tidak'. Sering kali Anda menahan perasaan agar tidak bertengkar. Namun, memendam masalah bisa membuat permasalahan baru dalam hubungan. Oleh karena itu, Anda harus mendiskusikan masalah dengan pasangan secara jujur untuk menjaga hubungan kalian.

2. Tidak Cepat Menyerah
Saat hubungan baik-baik saja, maka Anda merasa si dia merupakan orang yang paling tepat untuk Anda. Namun menghadapi kesulitan, Anda cepat menyerah dan kembali berpikir mungkin hubungan ini sebuah kesalahan. Cobalah melihat hubungan Anda berdua secara fokus jika sedang mengalami krisis. Memiliki masa-masa sulit saat menjalin cinta itu normal. Bahkan, ketika kisah-kasih Anda bersamanya sedang diterpa 'badai', berarti hubungan Anda akan semakin mendalam kedepannya.

3. Positif
Mungkin Anda berpikir positif terhadap pasangan hanya saat hubungan kalian baik-baik saja. Namun saat bermasalah, Anda susah berpikiran positif. Ingat, masalah itu merupakan salah satu proses identifikasi perasaan yang akan menciptakan koneksi bukan jarak.

4. Bisa Menjadi Diri Sendiri & Mampu Berkembang Bersama
Banyak orang yang tidak bisa menjadi diri sendiri saat menjalin hubungan asmara karena ingin menyenangkan pasangannya. Padahal, menjadi diri sendiri itu penting agar hubungan tetap awet. Dengan menjadi diri sendiri, maka Anda bisa belajar dan tumbuh berkembang bersama-sama.

5. Memiliki Tujuan yang Sama
Dengan memiliki tujuan yang sama, maka Anda berdua akan saling semangat untuk memperbaiki hubungan menjadi lebih baik. Misalnya tujuan Anda dan kekasih menikah tahun depan atau dua tahun lagi, maka kalian berdua pasti berusaha untuk mencapai 'goal' tersebut.

6. Mampu Mengontrol Emosi
Akan ada saatnya Anda merasa egois sehingga tidak bisa mengontrol diri. Anda tidak dapat mengendalikan emosi yang meletup karena kebutuhan fisik semata atau kebutuhan lainnya. Hal ini bisa merusak hubungan asmara. Mintalah saran dari orang lain untuk mengatasi rasa seperti ini yang dapat mengancam hubungan asmara.

7. Berani Mengungkapkan Kekurangan
Banyak pasangan yangmenyembunyikan kekurangan mereka di hadapan kekasihnya. Padahal, mencari pasangan yang serius bisa dilihat bagaimana dia menerima kekurangan Anda. Untuk itu, ungkapkan siapa diri Anda sebenarnya, tidak perlu malu atau dirahasiakan. Dengan begitu, Anda dan dia lebih terkoneksi.

Cara Menghadapi Teman Wanita Kekasih yang Tidak Anda Suka

img

Cara Menghadapi Teman Wanita Kekasih yang Tidak Anda Suka

Menjauhkan kekasih dari teman-temannya tentu bukan sikap yang bijaksana. Meski bagaimanapun setiap orang butuh untuk bersosialisasi. Namun bagaimana jika ada satu atau beberapa teman wanitanya yang tidak Anda sukai? Ini solusinya.

1. Cari Tahu Apa Penyebab Anda Tidak Suka
Ketahuilah apa yang membuat Anda tidak suka? Apa karena hubungan mereka terlalu dekat? Atau karena si wanita atau kekasih Anda yang terlalu genit? Memiliki perasaan cemburu wajar asal ada alasannya. Namun bukan berarti setiap teman wanitanya Anda cemburui. Jika begitu, mungkin Anda yang harus introspeksi diri.

2. Bicarakan dengan Kekasih
Masalah tersebut jangan didiamkan begitu saja. Hal tersebut hanya membuat Anda semakin kesal dengan kekasih ataupun dengan teman wanitanya tersebut. Sampaikan alasan mengapa Anda tidak menyukai temannya itu. Ingat, saat menyampaikannya tidak perlu menggunakan emosi yang hanya membuat Anda dan si dia bertengkar. Dengan memberitahu bagaimana perasaan Anda, mungkin si dia bisa lebih menjaga sikap terhadap wanita tersebut.

3. Ikut Berteman
Tidak perlu cemburu buta, siapa tahu dia bukan orang seperti yang Anda bayangkan. Minta kekasih untuk mengenalkannya pada Anda. Cemburu dan perasaan tidak suka bisa datang karena Anda tidak mengenal karakternya.

4. Bagaimana bila temannya wanitanya tersebut juga tidak menyukai Anda?
Hal tersebut bisa saja terjadi. Anda sudah mencoba ramah, namun ternyata sikapnya tidak begitu 'bersahabat' terhadap Anda. Kalau sudah begitu, waspadalah terhadap teman wanitanya itu. Jangan-jangan, dia memang menyukai kekasih Anda. Tetaplah menjaga sikap Anda dan lebih sering ikut dengan kekasih saat si dia pergi bersama teman wanitanya itu. Selain membuat Anda merasa lebih aman, si wanita mungkin menjadi sadar bahwa temannya kini telah memiliki kekasih.