Tak ada yang bisa dibanggakan dari seorang penjiplak. Mengakui karya orang lain sebagai karyamu hanya meremehkan dirimu sendiri.
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

3 Kesalahan Pria Saat Bercinta yang Menghalangi Wanita Raih Orgasme

3 Kesalahan Pria Saat Bercinta yang Menghalangi Wanita Raih Orgasme

Orgasme pada wanita umumnya lebih kompleks ketimbang pria. Sedikit saja gangguan saat bercinta, wanita bisa gagal mencapai klimaks. Penyebab wanita sulit mendapatkan orgasme bisa karena berbagai faktor dan salah satunya justru dari pasangannya sendiri. Ini beberapa kesalahan yang dilakukan pria ketika bercinta, yang membuat wanita gagal orgasme.

1. Stimulasi Seks Terlalu Intens
Terkadang karena ingin pasangannya bergairah dan orgasme lebih cepat, pria memberikan stimulasi seks yang berlebihan. Memberi stimulasi langsung di area genital seperti klitoris atau tekanan yang terlalu keras pada titik-titik sensitif, bukannya membuat wanita tambah bergairah tapi justru menghalanginya untuk orgasme.

"Mungkin tindakan tersebut dianggap bisa membuat wanita orgasme lebih cepat, tapi justru membuatnya lebih lama," ujar pakar seks dan percintaan Celeste Hirschman, seperti dikutip dari Women's Health USA.

Celeste menyarankan untuk tidak langsung ke area genital saat memberikan stimulasi seks pada wanita. Mulailah dari bagian atas tubuhnya, lalu turun ke area perut, kaki atau paha. Ketika wanita telah menikmatinya, baru lanjutkan ke area Miss V. Tentunya dengan gerakan lembut dan perlahan. 

2. Mengubah Ritme Bercinta Tiba-tiba
Ketika sudah hampir mencapai orgasme, gerakan saat penetrasi seks perlu tetap berada pada ritme yang sama. Jika pria mengubah ritmenya jadi lebih cepat atau lambat, maka bisa merusak segalanya. Seringkali karena terlalu bersemangat, pria mempercepat gerakan penetrasinya. Hal itu bisa menghalangi wanita dapatkan orgasme jika memulai penetrasi seksnya dengan ritme yang lebih lambat. Berhenti di pertengahan, juga berpotensi merusak mood seks wanita.

"Ketika dia (wanita) bilang 'jangan berhenti', maka tetaplah di posisi itu. Jika Anda sedikit saja mencoba untuk 'kreatif', maka hilanglah saat-saat mencapai klimaks itu," tutur pakar seks dan percintaan lainnya, Danielle Harel, Ph.D. 

3. Terlalu Banyak Memuji
Wanita memang menyukai pujian dan kata-kata manis dari pasangannya saat bercinta. Seberapa hebat ia diranjang, betapa halus kulitnya atau betapa seksinya ia saat tidak mengenakan busana. Tapi jika terlalu berlebihan, wanita bisa ilfil dan gairah seks yang awalnya membuncah justru jadi hilang. Terlalu banyak pujian juga membuatnya jadi terkesan palsu dan tidak tulus. Seolah pria hanya memujinya untuk dapatkan kenikmatan seksual.

"Banyak wanita mengatakan kalau pria terlalu banyak memuji. Bahkan melontarkan komentar yang sejatinya tidak membahayakan saja, bisa menghalangi wanita dapatkan orgasmenya. Sebaiknya pria jangan terlalu banyak bicara saat bercinta," saran Kayt Sukel, penulis 'This Is Your Brain on Sex'.

Agar Mudah Raih Orgasme, Ini 6 Hal yang Penting Diperhatikan

Agar Mudah Raih Orgasme, Ini 6 Hal yang Penting Diperhatikan

Orgasme tidak selalu bisa didapatkan dengan mudah, terutama pada wanita. Meskipun pasangan sudah merasa relaks dan mood bercinta, tetap ada saja halangan atau ganjalan yang membuat seseorang tidak maksimal merasakan kenikmatan seks hingga puncaknya. Untuk meraih kenikmatan maksimal, perlu ada kerja sama yang baik antara istri dan suami. Baik itu saat memilih gaya bercinta maupun penggunaan properti yang membantu aktivitas bercinta jadi lebih menyenangkan. Ini beberapa langkah pentingnya.

1. Posisi Bercinta yang Tepat
Variasi posisi saat bercinta memang penting, tapi jangan mencoba gaya bercinta yang membuat Anda tidak nyaman. Namun perlu diketahui juga bahwa apa yang nyaman buat Anda belum tentu bisa dinikmati pasangan. Oleh sebab itu carilah posisi yang nyaman dan mudah dilakukan untuk Anda berdua. Coba bereksperimen dan temukan gaya bercinta untuk mencapai kenikmatan maksimal bagi kalian. Jangan ragu untuk berkomunikasi dan mengatakan apa yang Anda suka dan tidak.

2. Gunakan Alat Bantu
Menggunakan alat bantu seperti vibrator saat berhubungan intim bisa menambah kenikmatan yang cukup intens terhadap Anda dan pasangan. Getaran pada area intim bisa menstimulasi gairah seksual yang lebih besar, sehingga lebih mudah mencapai orgasme.

3. Fantasi Seks
Gunakan imajinasi Anda jika Anda merasakan sesi bercinta yang sedang berlangsung kurang menggairahkan. Fantasi seks bisa berperan sebagai stimulus seksual, jadi manfaatkan untuk meningkatkan sensasi yang lebih menggairahkan. Fantasi seks bisa dilakukan dengan cara membayangkan artis idola sebagai partner atau mencoba variasi dari buku yang Anda inginkan untuk direalisasikan.

4. No Gadget, No TV
Singkirkan dan hindari semua gangguan ketika bercinta. Matikan gadget, televisi, alarm jam, dan kunci pintu untuk mencegah anak Anda masuk saat sedang bermesraan dengan pasangan. Gangguan seminim apapun bisa merusak mood bercinta yang membuat Anda sulit mencapai klimaks.

5. Ikuti Ritme 'Permainan'
Terkadang semakin keras Anda berusaha akan lebih sulit mendapat kenikmatan bercinta. Jika yang jadi fokus hanya orgasme, kesempatan untuk mendapatkannya justru lebih sulit. Jangan jadikan orgasme sebagai tujuan dari hubungan seks. Nikmati saja sensasi sentuhan, ciuman dan pelukan. Hirup aroma tubuh pasangan, nikmati foreplay dan lancarkan kata-kata mesra pada pasangan saat bercinta. Yang terpenting adalah proses, bukan tujuannya.

6. Erotisme
Tidak ada salahnya mencoba stimulasi dari luar untuk mendapatkan kenikmatan. Menyaksikan film erotis atau membaca majalah/buku dewasa bisa merangsang hasrat seks sehingga sesi bercinta jadi lebih 'panas'. Tapi ingat, simpan tontonan dan bacaan dewasa Anda di tempat yang sulit dijangkau anak-anak.

Serba-serbi Berciuman, Menggunakan 34 Otot Sampai Bertukar Bakteri

Serba-serbi Berciuman, Menggunakan 34 Otot Sampai Bertukar Bakteri

Ciuman merupakan bentuk ungkapan cinta yang paling intim dan sensual setelah seks. Bahkan tingkat keintimannya bisa lebih intens ketimbang hubungan seksual karena umumnya melibatkan emosi dan ikatan psikis antara suami istri. Ciuman juga menjadi bentuk foreplay yang efektif bangkitkan gairah seks sebelum bercinta. Di balik itu, ada sejumlah fakta tentang ciuman yang menarik untuk diketahui dan mungkin bisa jadi bahan perbincangan seru ketika berduaan dengan pasangan Anda. Apa saja fakta uniknya?

1. Istilah Ilmiah
Ciuman sendiri memiliki istilah ilmiah, yaitu philematology. Definisinya adalah menyentuh atau membelai dengan menggunakan bibir sebagai ekspresi kasih sayang, ucapan salam, sikap menghargai atau jatuh cinta.

2. Hampir Semua Orang Pernah Berciuman
Berdasarkan para antropolog, 90 persen orang di dunia ini pernah berciuman. Tapi bukan berarti arti berciuman sama bagi setiap orang. Kebiasaan berciuman bisa diartikan berbeda tergantung budaya yang berkembang di tiap negara. Misalnya saja mencium pipi umumnya dianggap sebagai cara orang-orang Eropa maupun Amerika bertukar sapa dengan teman, baik dengan sesama maupun lawan jenis. Namun di budaya timur seperti Indonesia, pria yang mencium pipi wanita atau sebaliknya bisa diartikan sebagai tanda sayang.

3. Ciuman Terlama
Rekor ciuman terlama dipecahkan oleh dua pasangan warga Amerika, Rich Langley dan Louisa Almedovar. Berapa lama mereka berciuman? 30 jam lebih 59 menit, sudah dipotong waktu saat mereka makan dan pergi ke toilet. Keduanya pun tercatat di Guinnes Book of Record sebagai pasangan dengan ciuman paling lama di dunia.

4. Serong ke Kanan
Rata-rata orang menyerongkan kepalanya ke arah yang sama ketika berciuman. Sekitar 2/3 atau 66 persen orang akan memiringkan kepala mereka ke kanan ketika berciuman. Kecenderungan ini dipercaya telah terbentuk ketika manusia masih berada dalam kandungan. Rata-rata kepala bayi miring ke kanan saat berada di perut ibunya. 

5. Memperpanjang Usia
Sebuah penelitian mengklaim bahwa pria yang mencium istrinya setiap pagi sebelum berangkat kerja, harapan hidupnya lebih panjang hingga lima tahun ketimbang yang tidak. Belum diketahui secara pasti kenapa kecenderungan ini bisa terjadi. Namun ciuman memang bisa membantu meningkatkan kesehatan mulai dari menguatkan jantung hingga meningkatkan hormon bahagia yang mengurangi kadar stres. 

6. Ciuman Seperti Olahraga
Ketika berciuman, jantung akan berdegup lebih kencang, napas menjadi lebih dalam dan tidak teratur. Ini merupakan reaksi tubuh yang sama ketika seseorang berolahraga. Jika dilakukan dengan benar, berciuman bisa menjadi bentuk latihan kardiovaskular ringan. Di saat yang sama, berciuman juga bisa menenangkan otot-otot yang tegang. Satu menit berciuman bisa membakar hingga 26 kalori, sementara ciuman yang intim dan panjang bisa meningkatkan metabolisme dan membuat tubuh membakar gula lebih cepat dari biasanya

7. Menggunakan Otot
Saat berciuman, orang menggunakan otot yang disebut orbicularis oris. Otot yang berada di bagian wajah ini bergerak ketika Anda memajukan mulut saat berciuman. Kecupan kecil di bibir hanya menggunakan dua otot di sekitar bibir. Sementara ciuman yang mendalam dan sensual (french kiss) memerlukan otot-otot di seluruh wajah yang jumlahnya mencapai 34. Wow!

8. Larangan Berciuman
Di beberapa daerah, berciuman dianggap sebagai tindakan ilegal. Bahkan di Hartfrod, Connecticut, suami yang mencium istri di hari Minggu adalah sebuah tindakan kriminal. Sementara di Cedar, Iowa, mencium orang asing yang dianggap sebagai kriminalitas dan bisa dituntut hukuman penjara. Sementara pada abad 16, Kota Naples di Italia memberlakukan hukuman mati bagi pasangan yang berciuman di depan umum. Hingga kini belum diketahui latar belakang dibuatnya larangan tersebut.

9. Sensitif
Otak memiliki syaraf-syaraf spesial yang memungkinkan manusia berciuman dalam gelap. Meskipun keadaannya gelap gulita, pasangan tetap bisa menemukan bibir kekasihnya masing-masing dan berciuman.

10. Ciuman Vs Bakteri
Studi di Belanda mengungkapkan bahwa satu ciuman selama 10 detik bisa memindahkan 80 juta bakteri antar pasangan. Namun jangan terburu berpikir negatif karena pertukaran bakteri tersebut tidak sepenuhnya berdampak buruk. Seperti dilansir Being Girl, di dalam saliva terdapat senyawa kimia yang bersifat anti-bakteri yang membunuh sebagian besar bakteri (terutama yang jahat) sebelum kuman disalurkan ketika berciuman.

30% Wanita Merasakan Sakit Saat Bercinta, Ini Cara Tepat Mengatasinya

30% Wanita Merasakan Sakit Saat Bercinta, Ini Cara Tepat Mengatasinya

Bercinta tidak selalu berlangsung aman dan memberi kenikmatan. Berdasarkan hasil studi yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine, 30 persen wanita dan 7 persen pria merasakan sakit ketika berhubungan seks.

Di antara para pria yang mengatakan sakit saat bercinta, sakit pada penis menjadi keluhan nomor satu. Ada pula yang merasakan sakit pada area skrotum dan perut. Pada wanita, sakit ketika penetrasi seks umumnya dirasakan di bagian vagina, perut serta pinggang.

Seperti dikutip dari Men's Health USA, rasa sakit umumnya berlangsung sebentar, sekitar lima menit atau kurang. Namun tak jarang hal ini menimbulkan ketidaknyamanan ketika penetrasi seks. Gesekan yang terlalu intens dan kekeringan pada Miss V adalah dua faktor paling umum penyebab sakit ketika bercinta.

Untuk mengatasi atau mengurangi sakit, umumnya pasangan akan berusaha berganti posisi, memakai lubrikan atau berhenti sejenak apabila rasa sakitnya sudah tak tertahankan. Tapi ada pula beberapa pasangan yang mencoba menutupi rasa sakit dan terus bercinta, dengan anggapan bahwa hubungan seks seharusnya menyenangkan dan nikmat. Tidak jarang juga yang memilih menyembunyikannya kepada pasangan kalau sesi bercinta terasa sakit dan kurang nyaman.

Menyembunyikan rasa sakit mungkin dimaksudkan untuk menjaga perasaan pasangan. Namun jika ketidaknyamanan saat bercinta berlangsung terus menerus maka dampaknya kurang baik bagi hubungan pernikahan yang harmonis antara suami istri. Bercinta hanya menjadi sebuah kewajiban, bahkan sesuatu yang 'kalau bisa' dihindari karena rasa sakit tersebut.

Cara terbaik untuk mengatasi masalah seks ini adalah saling terbuka antara pasangan. Pakar seks Debby Herbenick, Ph.D., menyarankan untuk membuka topik ini secara serius dan dari hati ke hati.

"Pria harus bertanya pada pasangannya, bagaimana perasaan mereka ketika bercinta dengannya. Tidak hanya saat melakukan hubungan seks tapi juga di waktu lain," ujar Debby.

Ia menyarankan untuk membicarakannya di luar kamar tidur. Misalnya saat keduanya bersantai sambil minum teh atau bersama-sama melakukan pekerjaan rumah ringan (menata vas bunga, merapikan meja kamar, dan sebagainya). Jangan ragu untuk memberitahu bagian mana saja yang terasa sakit ketika Anda dan pasangan berhubungan seks. Dari pembicaraan tersebut, Anda bisa menentukan posisi bercinta seperti apa yang nyaman bagi kedua belah pihak.

Apabila rasa sakit timbul akibat gerakan pasangan yang terlalu intens dan cepat, maka Anda bisa mengarahkannya untuk melakukan penetrasi lebih perlahan atau lembut. Katakan bahwa Anda merasa tidak nyaman atau sedikit sakit apabila pasangan melakukannya terlalu terburu-buru. 

Rasa sakit saat bercinta juga bisa diatasi dengan pemakaian lubrikan atau pelumas sintetis. Disarankan menggunakan lubrikan berbahan dasar air ketimbang minyak. Dalam salah satu penelitian yang dilakukan Debby, pasangan yang menggunakan lubrikan berbasis air rasa sakitnya berkurang lebih signifikan ketimbang mereka yang memakai lubrikan jenis lain atau tidak memakainya sama sekali.

Jika rasa sakit terus berlangsung setiap kali berhubungan seks, sebaiknya segera temui seksolog atau pakar urologi. Bisa jadi penyebabnya karena penyakit seksual menular, kanker serviks, infeksi atau hal-hal lain yang berbahaya.

Studi: Manfaat Ciuman Bisa Temukan Pasangan Hidup yang Tepat

img

Studi: Manfaat Ciuman Bisa Temukan Pasangan Hidup yang Tepat

Ciuman merupakan salah satu bentuk kasih sayang, baik di pipi, kening, maupun bibir. Ciuman membuat hubungan dua orang yang sedang jatuh cinta semakin hangat. Ternyata studi terbaru mengungkapkan bahwa salah satu keajaiban ciuman bisa menemukan pasangan yang tepat.

Dalam studi disebutkan 'philematology' yang merupakan sains dari ciuman yang juga menjadi petunjuk untuk membantu seseorang menemukan pasangan hidupnya. Pilihlah pasangan yang tepat dan sesuai dengan diri sendiri. Jangan sampai salah pilih agar pernikahan langgeng hingga usia menua.

Banyak orang menganggap ciuman sebagai ungkapan cinta dan nafsu. Namun penelitian yang dilakukan di Oxford University menunjukkan bahwa salah satu alasan seseorang menyium pasangannya untuk menemukan kecocokan mereka.

Secara biologis, mencium seseorang baik di pipi, dahi, maupun bibir akan memengaruhi seseorang berpikir tentang masa depannya dengan pasangannya saat itu. Ciuman mentransfer rasa, aroma, suara, hingga sentuhan yang akan mempengaruhi satu sama lain.

Hal ini juga akan berpengaruh terhadap keinginan Anda terus bersamanya. Berdasarkan studi tersebut, saat berciuman wanita cenderung tertarik pada pria yang memiliki perbedaan daya tahan tubuh berbeda dengan dirinya. Hal itu akan terdeteksi dari aroma yang timbul.

Survei yang diadakan di Amerika Serikat juga mengungkapkan bahwa 59% pria dan 66% wanita tidak ingin melanjutkan hubungannya karena merasa tak ada ketertarikan satu sama lain setelah ciuman pertama. Survei diikuti oleh 1.000 responden pria dan wanita.

Seperti yang dilansir dari Daily Mail, para peneliti itu percaya kalau cara seseorang melakukan ciuman pertama memberikan pengaruh terhadap hubungan ke depannya. Akan tetapi itu kembali ke kepercayaan masing-masing bagaimana caranya memandang.

Survei: 69% Jomblo Tak Bisa Bedakan Antara Kencan atau Jalan Sebatas Teman

img

Survei: 69% Jomblo Tak Bisa Bedakan Antara Kencan atau Jalan Sebatas Teman

Ketika orang yang Anda sukai tiba-tiba mengajak jalan berdua. Apakah menurut Anda itu kencan atau hanya jalan-jalan bersama teman? Sebuah studi menunjukan bahwa mereka yang single, mayoritas tidak tahu apakah mereka sedang kencan dengan calon yang potensial atau tidak.

Penelitian itu dilakukan terhadap 2.647 orang yang sedang lajang di Amerika dengan kisaran usia 18-59 tahun. Survei yang dilakukan oleh situs kencan ChristianMingle.com dan JDate.com itu menemukan, 69 persen orang masih bingung tentang status formal ketika mereka menghabiskan waktu bersama orang yang dianggap menarik.

80 persen responden setuju bahwa kategori kencan adalah 'merencanakan dan pergi berdua dengan orang yang disukai'. Tapi setengah responden tadi juga banyak menggunakan pengertian itu ketika jalan dengan sekelompok teman. Sedangkan 22 persen lainnya mengkualifikasikan: 'Jika ia mengak saja pergi, itu adalah kencan'.

Tayo Rockson, mahasiswa 24 tahun di Fordham University, New York, mengungkapkan bahwa ini adalah hal yang biasa terjadi saat pergi berdua dengan seseorang.

"Hal itu sering kita alami. Misalnya, aku harap dia tidak mengira ini adalah kencan. Aku hanya ingin bersenang-senang. Jika itu seseorang yang baru kau temui, tapi sering melakukan sesi hangout berdua, itu bisa dibilang kencan," tutur Tayo seperti dikutip dari Daily Mail.

Pergi berdua dengan seseorang yang membuat Anda tertarik, tidak selalu bisa disebut kencan. Sebab, mungkin saja si dia hanya menganggap itu adalah jalan dengan teman biasa.

Sonya Rhodes, psikolog dari New York mengungkapkan, "Kencan menunjukan ketertarikan yang spesial dengan seseorang yang spesial pula. Kencan membawa hubungan ke tahapan yang baru," jelasnya.

Survei juga menganalisa perilaku ketika kencan pertama, khususnya bagian membayar tagihan makanan. 69 persen pria merasa harus membayar bon yang datang. 55 persen wanita juga berpikir demikian. Sementara 18 lainnya berpendapat, bayar makanan perlu dibagi berdua di kencan pertama.



Rahasia Hubungan Asmara yang Langgeng Sampai ke Pernikahan

img

Rahasia Hubungan Asmara yang Langgeng Sampai ke Pernikahan

Setiap pasangan kekasih pastilah berharap, hubungan mereka bisa berlanjut hingga jenjang pernikahan. Namun dalam masa pacara, tidak jarang pasangan kekasih didera masalah dan tidak mampu membuat hubungan asmara yang langgeng dan harmonis.

Membuat hubungan berjalan lancar memang tidak semudah dengan apa yang dibicarakan. Namun jika Anda dan kekasih mempelajari trik-trik ini, maka hubungan bisa berjalan dengan mulus. Berikut ini delapan rahasia hubungan asmara yang langgeng hingga ke pernikahan, seperti dikutip Third Age.

1. Mampu Mengkomunikasikan Masalah
Banyak wanita yang tidak mampu berterus terang saat merasa sakit hati, marah, atau ketika ingin berkata 'tidak'. Sering kali Anda menahan perasaan agar tidak bertengkar. Namun, memendam masalah bisa membuat permasalahan baru dalam hubungan. Oleh karena itu, Anda harus mendiskusikan masalah dengan pasangan secara jujur untuk menjaga hubungan kalian.

2. Tidak Cepat Menyerah
Saat hubungan baik-baik saja, maka Anda merasa si dia merupakan orang yang paling tepat untuk Anda. Namun menghadapi kesulitan, Anda cepat menyerah dan kembali berpikir mungkin hubungan ini sebuah kesalahan. Cobalah melihat hubungan Anda berdua secara fokus jika sedang mengalami krisis. Memiliki masa-masa sulit saat menjalin cinta itu normal. Bahkan, ketika kisah-kasih Anda bersamanya sedang diterpa 'badai', berarti hubungan Anda akan semakin mendalam kedepannya.

3. Positif
Mungkin Anda berpikir positif terhadap pasangan hanya saat hubungan kalian baik-baik saja. Namun saat bermasalah, Anda susah berpikiran positif. Ingat, masalah itu merupakan salah satu proses identifikasi perasaan yang akan menciptakan koneksi bukan jarak.

4. Bisa Menjadi Diri Sendiri & Mampu Berkembang Bersama
Banyak orang yang tidak bisa menjadi diri sendiri saat menjalin hubungan asmara karena ingin menyenangkan pasangannya. Padahal, menjadi diri sendiri itu penting agar hubungan tetap awet. Dengan menjadi diri sendiri, maka Anda bisa belajar dan tumbuh berkembang bersama-sama.

5. Memiliki Tujuan yang Sama
Dengan memiliki tujuan yang sama, maka Anda berdua akan saling semangat untuk memperbaiki hubungan menjadi lebih baik. Misalnya tujuan Anda dan kekasih menikah tahun depan atau dua tahun lagi, maka kalian berdua pasti berusaha untuk mencapai 'goal' tersebut.

6. Mampu Mengontrol Emosi
Akan ada saatnya Anda merasa egois sehingga tidak bisa mengontrol diri. Anda tidak dapat mengendalikan emosi yang meletup karena kebutuhan fisik semata atau kebutuhan lainnya. Hal ini bisa merusak hubungan asmara. Mintalah saran dari orang lain untuk mengatasi rasa seperti ini yang dapat mengancam hubungan asmara.

7. Berani Mengungkapkan Kekurangan
Banyak pasangan yangmenyembunyikan kekurangan mereka di hadapan kekasihnya. Padahal, mencari pasangan yang serius bisa dilihat bagaimana dia menerima kekurangan Anda. Untuk itu, ungkapkan siapa diri Anda sebenarnya, tidak perlu malu atau dirahasiakan. Dengan begitu, Anda dan dia lebih terkoneksi.

Cara Menghadapi Teman Wanita Kekasih yang Tidak Anda Suka

img

Cara Menghadapi Teman Wanita Kekasih yang Tidak Anda Suka

Menjauhkan kekasih dari teman-temannya tentu bukan sikap yang bijaksana. Meski bagaimanapun setiap orang butuh untuk bersosialisasi. Namun bagaimana jika ada satu atau beberapa teman wanitanya yang tidak Anda sukai? Ini solusinya.

1. Cari Tahu Apa Penyebab Anda Tidak Suka
Ketahuilah apa yang membuat Anda tidak suka? Apa karena hubungan mereka terlalu dekat? Atau karena si wanita atau kekasih Anda yang terlalu genit? Memiliki perasaan cemburu wajar asal ada alasannya. Namun bukan berarti setiap teman wanitanya Anda cemburui. Jika begitu, mungkin Anda yang harus introspeksi diri.

2. Bicarakan dengan Kekasih
Masalah tersebut jangan didiamkan begitu saja. Hal tersebut hanya membuat Anda semakin kesal dengan kekasih ataupun dengan teman wanitanya tersebut. Sampaikan alasan mengapa Anda tidak menyukai temannya itu. Ingat, saat menyampaikannya tidak perlu menggunakan emosi yang hanya membuat Anda dan si dia bertengkar. Dengan memberitahu bagaimana perasaan Anda, mungkin si dia bisa lebih menjaga sikap terhadap wanita tersebut.

3. Ikut Berteman
Tidak perlu cemburu buta, siapa tahu dia bukan orang seperti yang Anda bayangkan. Minta kekasih untuk mengenalkannya pada Anda. Cemburu dan perasaan tidak suka bisa datang karena Anda tidak mengenal karakternya.

4. Bagaimana bila temannya wanitanya tersebut juga tidak menyukai Anda?
Hal tersebut bisa saja terjadi. Anda sudah mencoba ramah, namun ternyata sikapnya tidak begitu 'bersahabat' terhadap Anda. Kalau sudah begitu, waspadalah terhadap teman wanitanya itu. Jangan-jangan, dia memang menyukai kekasih Anda. Tetaplah menjaga sikap Anda dan lebih sering ikut dengan kekasih saat si dia pergi bersama teman wanitanya itu. Selain membuat Anda merasa lebih aman, si wanita mungkin menjadi sadar bahwa temannya kini telah memiliki kekasih.

4 Hal yang Harus Dipertimbangkan Saat Memilih Calon Suami

img

4 Hal yang Harus Dipertimbangkan Saat Memilih Calon Suami

Saat memutuskan untuk menikah, dibutuhkan keyakinan yang cukup besar. Apakah Anda yakin kekasih saat ini bisa menjadi pendamping hidup yang bertanggung jawab dan tidak mengecewakan?

Tentunya Anda dan keluarga berharap pernikahan akan langgeng dan seumur hidup. Oleh sebab itu, psikolog sekaligus konsultan cinta Wolipop, Ratih Ibrahim menyarankan agar sebelum memutuskan menikah, Anda perlu memastikan bahwa orang yang dinikahi adalah orang yang tepat. Berikut ini yang perlu dipertimbangkan saat memilih calon suami menurut Ratih Ibrahim.

1. Pantas untuk Dicintai
Terkadang wanita dibutakan oleh cinta. Meski sudah pernah disakiti, diselingkuhi bahkan melakukan kekerasan, terkadang wanita masih menganggap kekasihnya adalah pria terbaik. Menurut psikolog dan Pendiri Conseling & Development Center PT Personal Growth itu, pilihlah pasangan yang memang pantas untuk dicintai dan dikasihi. Jangan hanya dibutakan oleh cinta.

2. Pilih Pria yang Dapat Dipercaya
Carilah pasangan yang membuat Anda merasa aman dan nyaman, mulai dari karakter sampai finansial. Meski saat ini dia belum memiliki harta berlimpah, namun Anda yakin dan percaya bahwa dia tipikal pria yang mau bekerja keras dan kelak bisa membuat keluarganya bahagia.

3. Saling Menghargai
Carilah sosok pria yang menghargai Anda, begitupula dengan Anda yang dapat menghargai si dia. Jika kekasih atau Anda saling tidak menghargai, kemungkinan ada yang salah dalam hubungan tersebut. Coba introspeksi diri agar hubungan setelah menikah nanti bisa lebih baik.

4. Pilih Pria yang Bisa Buat Anda Berkembang
"Pilih pasangan yang dapat membuat satu sama lain tumbuh dan berkembang bersama menjadi pribadi yang lebih baik," saran Ratih.

Ketika si dia bisa membuat Anda menjadi orang yang lebih baik, begitu pula dengan Anda yang bisa memberikan semangat untuknya, itu berarti kalian berdua saling membutuhkan. Bisa sama-sama berkembang dan menjadi sosok yang bijak dan lebih dewasa akan berpengaruh besar bagi hubungan.

Cara Mengetahui Hubungan Jarak Jauh Anda Akan Bermasalah

img

Cara Mengetahui Hubungan Jarak Jauh Anda Akan Bermasalah

Menjalin hubungan cinta jarak jauh atau long distance relationship (LDR) memang penuh dengan tantangan. Banyak pasangan yang mampu melewati segala cobaan dan godaan selama berjauhan dengan kekasih, namun tidak sedikit pasangan LDR yang memilih mengakhiri hubungan.

Agar masalah-masalah yang biasa terjadi saat LDR bisa segera diatasi, maka Anda dan pasangan sebaiknya mengetahui masalah-masalah yang akan memicu pertengkaran. Berikut ini tanda-tanda hubungan LDR Anda dan si dia mungkin dalam masalah, seperti dikutip Your Tango.

1. Perbedaan Pandangan
Saat menjalin hubungan jarak jauh, komunikasi yang baik menjadi kunci kesuksesan hubungan. Jika selama LDR Anda sering bertengkar karena perbedaan pandangan dan tidak saling pengertian, bisa jadi itu karena kurangnya komunikasi. Cara mengatasinya adalah lebih sering ngobrol lewat telepon atau skype dan sampaikan dengan jujur bagaimana perasaan Anda.

2. Hanya Satu yang Berusaha
Tentu hubungan tidak akan berhasil jika hanya salah satu yang berusaha. Misalkan saja, Anda yang lebih dulu menelepon atau mengunjunginya, sedangkan si dia hanya menunggu Anda tanpa melakukan usaha yang setara. Hubungan bisa berhasil bila saling 'berjuang', karena setiap hubungan tidak mudah untuk dijalani, apalagi yang berbeda kota atau negara.

3. Didominasi dengan Kecemburuan
Cemburu tanda sayang, namun tidak semua hal bisa dicemburui. Jika komunikasi Anda dan dia dipenuhi dengan interogasi, larangan dan ancaman karena perasaan tidak aman, maka hubungan LDR tersebut tidak sehat. Jika ingin hubungan LDR awet, perbaiki sikap cemburu seperti itu.

4. Menyimpan Rahasia
Hubungan tidak lagi menyenangkan jika di antara kalian banyak hal yang ditutupi. Keterbukaan dan kejujuran menjadi landasan setiap jalinan asmara, namun dua hal tersebut semakin penting saat menjalin hubungan jarak jauh.

5. Bosan
Potensi mengalami rasa bosan sangat besar saat menjalin hubungan jarak jauh. Perasaan bosan dan hambar bisa dirasakan bila Anda dan dia jarang bertemu, tidak ada kejutan atau adanya godaan dari pihak luar. Banyak cara untuk mengatasi kebosanan dalam hubungan. Misalnya, bertemu di satu tempat dan berlibur bersama atau membuat komitmen yang lebih jauh. Contoh yang terakhir tersebut mungkin bisa menghalau rasa bosan Anda di kemudian hari karena memiliki tujuan yang sama. 

Jangan Ragu untuk Putus Jika Pria Melakukan 6 Hal Ini Saat Pacaran

img

Jangan Ragu untuk Putus Jika Pria Melakukan 6 Hal Ini Saat Pacaran

Dalam menjalin hubungan asmara, pasangan memang perlu bertoleransi pada sejumlah hal, seperti perilaku buruknya yang bisa jadi Anda tidak sukai. Namun dari sejumlah perilaku buruk pria, ada yang Anda tidak perlu bertoleransi.

Apa saja sikap pria yang sebaiknya Anda tidak ragu untuk memutuskan hubungan cinta saat dia mulai melakukannya? Berikut ini enam hal dari perilaku buruk kekasih yang memang Anda sebaiknya yakin saja untuk mengakhiri jalinan asmara dengannya:

1. Kekerasan
Kekerasan adalah sikap yang salah dan tidak dapat diterima, sekalipun dilakukan oleh kekasih yang sangat Anda cintai. Seseorang yang melakukan kekerasan pada pasangannya tidak layak dimaafkan dan diberikan kesempatan kedua, baik pria maupun wanita. Jika pasangan melakukan kekerasan kepada Anda maka jangan berpikir dua kali untuk meninggalkannya.

2. Berselingkuh
Memang ada beberapa pasangan yang berhubungan kembali walaupun pernah diselingkuhi, namun sebenarnya pasangan yang pernah berselingkuh tidak layak untuk diberikan kesempatan kedua. Jika pasangan berselingkuh, maka akan sulit bagi Anda untuk mempercayai bahwa si dia tidak akan selingkuh lagi di kemudian hari.

3. Serangan Verbal
Walaupun akibatnya tidak separah serangan secara fisik, namun serangan secara verbal dapat mengganggu kondisi mental Anda. Jika si dia seringkali meneriaki, mencaci-maki atau meremehkan Anda maka itu adalah pertanda bahwa si dia bukanlah pria yang tepat.

4. Flirting
Faktanya, pria memang tertarik pada wanita cantik dan begitu pula sebaliknya. Namun jika pasangan Anda kerap kali flirting kepada wanita lain, Anda harus segera menghentikannya. Flirting pada wanita lain saat dia menyandang status sebagai kekasih Anda, artinya pria tersebut tidak menghargai Anda sebagai pasangannya.

5. Menjauhi Anda dari Keluarga
Jika pasangan membuat Anda menjadi jauh dengan keluarga atau kerabat, maka sudah saatnya Anda meninggalkan si dia. Biasanya saat pasangan berniat menjauhkan Anda dari keluarga atau teman, dia akan melakukannya tanpa Anda sadari. Saat Anda sadar, segera sudahi hubungan cinta dengan si dia. Saat masih pacaran, sudah pasti keluarga jauh lebih penting daripada hubungan Anda dengannya. Apalagi jika selama ini Anda tidak punya masalah dengan keluarga. Keluarga lah yang selalu jadi orang pertama menolong Anda di saat susah.

6. Berbohong
Kebohongan kecil seperti memuji pakaian Anda agar Anda bahagia masih dapat diterima. Namun jika si dia berbohong tentang keberadaan atau masa lalunya, maka hal itu tidak dapat lagi diterima.

Ini Caranya Agar Anda Tidak Lama-lama Menjomblo

img

Tanpa disadari, ada berbagai hal yang membuat Anda masih juga sendiri dalam waktu yang lama. Misalnya saja kurang bergaul, tidak mau move one dari mantan kekasih, dan masih banyak lagi. Agar Anda tak lama menyandang status single, ikuti tips dari She Knows berikut ini:

1. Perluas Link Pertemanan
Jika Anda selalu datang ke tempat yang sama dengan kelompok teman yang sama pula, akan sulit untuk menemukan pasangan ideal yang Anda cari selama ini. Cobalah lakukan hal yang berbeda, atau pelajari hobi baru. Perluas lingkaran pertemanan Anda dengan mengikuti sebuah kegiatan atau datang ke pesta. Menguhubungi teman lama yang sudah jarang bertemu, juga bisa membantu Anda menemukan suasan dan tentunya teman-teman baru.

2. Lakukan Berbagai Kegiatan
Tugas kuliah atau pekerjaan kantor, tak jarang menyita waktu Anda untuk lebih mengeksplor dunia luar. Apabila Anda menghabiskan seharian penuh di kantor, dan hanya bermalas-malasan di rumah saat akhir pekan sebaiknya mulai kurangi kebiasaan tersebut. Buatlah jadwal 'Me Time' seperti pergi ke salon, atau ke gym yang dapat membuat penampilan makin cantik. Setelahnya, habiskan waktu berjalan-jalan sendiri atau dengan teman wanita agar peluang menemukan si cinta baru makin besar.

3. Ubah Pola Pikir
Setiap wanita pastinya memiliki kriteria pria masing-masing sebelum menentukan pilihan. Namun, terlalu pemilih juga akan membuat Anda lama menjomblo. Jika ada pria baik mendekati, namun tidak memiliki beberapa poin dalam daftar, tak ada salahnya Anda mencoba membuka hati. Cobalah jangan terpaku dengan kriteria itu.

4. Jangan Menutup Diri
Trauma dengan hubungan masa lalu bisa membuat wanita enggan membuka hati untuk pria lain. Sakit hati yang berlebihan dapat menyebabkan Anda menjadi wanita yang 'tertutup'. Coba sadari dan percaya bahwa suatu saat ada pria baik yang akan mendampingi Anda. Maka dari itu, jangan menutup diri dan perluas jaringan pertemanan untuk menemukan pria yang terbaik. Jika tidak pernah mencoba maka Anda tidak akan mendapatkan kekasih baru.

5. Berteman dengan Pria
Banyak-banyaklah bergaul dengan teman-teman pria Anda. Jangan segan untuk minta dicarikan teman kencan, karena kesempatan menemukan cinta baru bisa datang dari mana saja.

6. Jangan Terlalu Dipikirkan
Meskipun Anda berstatus single, namun jangan buat diri sendiri menjadi tertekan dengan status tersebut. Justru beberapa hal baik datang ketika Anda tidak terlalu mengharapkannya. Terlalu fokus pada gebetan yang tak kunjung memperhatikan Anda juga dapat membuat stres. Cobalah untuk santai dan nikmati hidup Anda sampai akhirnya bertemu dengan orang yang tepat.

Menyesal Putuskan Cinta, Ini Cara Agar Bisa Kembali dengan Mantan

img

Di kala emosi terkadang seseorang tidak sadar apa yang mereka ucapkan. Banyak kasus, seseorang melontarkan kata-kata putus kepada kekasihnya saat sedang bertengkar. Di kemudian hari, ketika perasaan sudah mulai tenang, baru menyesali bahwa Anda terlalu gegabah mengambil keputusan. 

Namun sebelum kembali ke pelukan mantan, sebaiknya Anda pikirkan baik-baik tentang hubungan selama ini yang sudah dijalani. Apakah memang ada masalah mendasar yang membuat Anda dan kekasih sering bertengkar? 

"Renungkan kembali masalah-masalah apa saja yang kalian alami selama pacaran. Bila masalah-masalah tersebut seringkali muncul dan dirasa memang tidak ada kecocokan dengan pasangan maka mungkin apa yang terjadi saat ini adalah yang terbaik untuk kamu dan pasangan," ujar Ratih Ibrahim, psikolog sekaligus konsultan cinta di Wolipop. 

Namun bila memang tidak memiliki masalah berarti dan mengucapkan putus hanyalah kesalahan saja, Anda patut memperjuangkan kembali hubungan. Ratih menambahkan, jika masalah selama ini bisa diatasi mungkin ada harapan untuk memperbaiki hubungan. Berikut ini tips agar bisa kembali ke pelukan mantan kekasih. 

1. Mengakui Penyesalan & Minta Maaf
Paling utama jika ingin kembali dengan mantan adalah mengakui penyesalan dan meminta maaf. Jika bicara langsung terasa menyulitkan untuk Anda, bisa dilakukan dengan cara mengirim pesan dengan rangkaian kata menyesal dan jelaskan bagaimana perasaan Anda saat ini setelah hubungan putus. 

2. Beri Perhatian
Si dia mungkin tidak bisa begitu saja menerima Anda kembali menjadi kekasih. Anda pun harus mengulangi proses pendekatan dengannya, layaknya awal dengan si dia. "Berikan perhatian kepada pasangan, lakukan hal yang disukainya dan ajak pergi bersama," ujar Ratih. 

3. Ubah Sikap 
Perbaiki sikap yang mudah mengatakan putus. Tentu hubungan tidak akan sehat bila setiap berargumen, Anda mengatakan kalimat putus. "Dengan siapapun kamu nanti menjalin hubungan maka tentunya sikap demikian (minta putus) tidaklah sehat dalam pacaran," saran Pendiri Conseling and Development Center PT Personal Growth. 

4. Kenangan Masa Lalu
Apabila si dia sudah merasa nyaman di dekat Anda, maka mulailah untuk membicarakan tentang masa lalu antara Anda dengannya ketika masih berpacaran. Tapi bahaslah momen yang menyenangkan. Cara ini bisa membuat mantan luluh. 

5. Bagaimana Bila Ditolak? 
Mungkin Anda sudah melakukan berbagai cara, namun tampaknya si dia tidak ingin kembali menjalin hubungan lagi. Kecewa pasti Anda rasakan, namun tidak perlu memaksakan kehendak. Jika si dia telah hilang perasaan, toh hubungan tidak akan berhasil bila si dia menjalaninya dengan setengah hati. Lepaskanlah dia dan move on. 

"Banyak aspek kehidupan kamu yang lain yang juga memerlukan perhatian kamu seperti: pekerjaan, keluarga dan sosialisasi pertemanan. Tetap semangat dan salurkan energi kamu pada hal-hal positif yang dapat kamu lakukan untuk dirimu sendiri dan sekitar," urai Ratih. 

Cara Memaafkan Pasangan yang Membuat Kesalahan

img

Manusia memang tidak luput dari segala kesalahan. Tapi terkadang, untuk memaafkan seseorang yang berbuat salah bukanlah perkara yang mudah. Terlebih lagi jika pasangan yang melakukan kesalahan hingga memancing kemarahan besar Anda. Agar bisa memaafkannya, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan, seperti dikutip dari Mag for Women.

1. Mengenang momen indah
Selalu mengingat kesalahan yang dilakukan pasangan hanya akan menjadi pemicu Anda bertengkar dengan kekasih. Jadi akan lebih baik bila Anda menghindari untuk mengingat-ingat kesalahannya. Cobalah untuk mengenang momen indah bersama si dia. Cara ini dapat membantu Anda untuk berpikir positif dan berlaku lebih bijak padanya.

2. Ingatlah alasan Anda mencintainya
Maafkanlah kesalahan pasangan dan cobalah untuk mengingat apa alasan Anda mencintainya. Dengan memaafkannya, itulah merupakan kunci agar hubungan asmara dengan si dia tetap terjaga dengan baik. Jadi, jangan biarkan alasan kecil membuat Anda menjadi emosi dan memilih untuk meninggalkannya. Bisa-bisa Anda menyesal.

3. Jadilah seorang yang pemaaf
Apabila kekasih menyadari akan kesalahannya dan meminta maaf pada Anda, maka maafkanlah. Jangan biarkan si dia kecewa dengan sikap Anda yang tak mau menerima permintaan maafnya. Menjadi seorang pemaaf tidak akan menjadikan Anda seorang yang lemah. Justru membuat Anda menjadi pribadi yang lebih baik.

4. Ikhlaslah
Jangan sampai Anda memaafkan si dia dengan terpaksa. Maafkanlah dengan tulus dan ikhlas. Itu akan menghindarkan Anda dari kembali munculnya konflik dengan pasangan. Jika Anda memaafkannya hanya karena terpaksa, hanya akan mengatasi masalah sementara saja dan tak akan menyelesaikan masalah yang sebenarnya terjadi.

5. Lupakan masalah
Banyak orang yang tak bisa menerima kesalahan yang dilakukan pasangan. Jika ini juga terjadi pada Anda, sebaiknya cobalah melupakan masalah tersebut. Mulailah kembali menjalani hari-hari indah bersama kekasih jika si dia memang sudah berjanji untuk tidak mengulangi kesalahannya lagi. Perlu diingat juga, sebaiknya hindari mengungkit-ungkit hal tersebut karena bisa menyakiti hatinya, juga hati Anda.

Di antara 2 Pilihan? Ini Caranya Menentukan Pilihan

img

Menyandang status single, namun memiliki dua pria incaran yang sangat peduli pada Anda. Tentunya hal itu sangat menyenangkan, mengingat Anda tak perlu berkomitmen dengan salah satunya. Namun, hal itu juga bisa jadi bumerang buat Anda jika tidak segera menentukan pilihan. Bisa-bisa, Anda ditinggalkan keduanya dan berakhir menjomblo lagi. Jika masih bimbang harus pilih yang mana, simak dulu beberapa tips dari She Knows berikut ini:

1. Yakinkan perasaan
Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah meyakinkan perasaan diri sendiri. Anda harus menentukan pilihan, mana yang benar-benar dicintai atau sekadar nyaman saja. Pastinya akan sulit diawal jika akhirnya Anda harus memilih salah satu dari keduanya. Namun, dengan begitu Anda bisa belajar lebih dewasa dan berkomitmen.

2. Membandingkan
Jika masih sulit menentukan pilihan, buatlah daftar sederhana yang berisi kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dengan mengetahui kekurangan keduanya, akan memudahkan Anda untuk memilih mana yang memilki potensi di masa depan. Pilihlah pria yang bisa Anda toleransi kekurangannya. Ingat, tidak ada manusia yang benar-benar sempurna, seperti yang Anda harapkan.

3. Pilih yang Bisa Berbaur dengan Keluarga dan Sahabat
Mendapat restu dari keluarga dan sahabat tentunya akan membuat hubungan jadi lebih menyenangkan. Jika kedua pria ini telah dikenalkan dengan keluarga ataupun teman-teman Anda, mintalah pendapat mereka sebagai pertimbangan nantinya.

4. Pilih waktu yang tepat
Pilihlah waktu yang tepat untuk memutuskan salah satu pria yang sedang menunggu Anda. Namun jangan terlalu lama menggantung dua pria tersebut, atau Anda akan berakhir dengan ditinggalkan keduanya. 

5. Putuskan secara baik-baik
Setelah menentukan pilihan, putuskan hubungan dengan salah satu pria itu secara baik-baik. Ajak dia bicara dalam keadaan yang tenang dan terima risikonya bila dia ingin menjauh dari Anda. Hindari meninggalkan pria tanpa alasan, atau memberi harapan palsu padanya.

5 Cara Agar Tidak Menghubungi Mantan Kekasih Saat sedang Rindu

 img

Setelah putus, rasa rindu seringkali membuat perasaan menjadi tak menentu. Terkadang perasaan yang tidak dapat dibendung membuat Anda menghubungi mantan kekasih kembali padahal putus karena disakiti. Anda pun sudah berniat untuk segera move on karena dia bukan merupakan pria yang tepat. Untuk apa menghabiskan waktu dengan menghubunginya kembali? Untuk itu, ada beberapa cara mudah agar tidak menghubungi mantan kekasih ketika sedang rindu seperti yang dilansir dari Bold Sky.

1. Matikan Handphone
Ketika Anda merasa rindu dengan mantan kekasih yang telah membuat Anda patah hati, sebaiknya segera matikan handphone. Ini untuk menahan Anda agar tidak menghubunginya kembali. Anda dapat pergi mencari kegiatan lain seperti menonton film atau mendengarkan musik serta meninggalkan handphone sementara hingga rasa tersebut benar-benar hilang.

2. Kumpul dengan Teman
Ajak teman pergi ketika Anda kesepian dan ingat kembali dengan mantan. Anda bisa mengatur pertemuan dengan mereka saat hari libur. Kumpul dengan teman membuat hati lebih merasa tenang dan ceria.

3. Baca Buku
Jika teman sedang sibuk dan bingung ingin melakukan apa, sementara rasa rindu mulai membuat perasaan tidak menentu, pergilah ke toko buku. Cari buku favorit dan beli beberapa untuk mengatasi rasa sepi Anda. Buku bisa membuat perasaan lebih baik serta memberikan banyak inspirasi yang mungkin Anda butuhkan.

4. Pergi ke Suatu Tempat
Saat baru putus, jangan biarkan waktu kosong untuk memikirkan si dia. Adanya waktu kosong membuat Anda ingin sekali menghubunginya. Jika sedang tak ada kegiatan, pergilah ke suatu tempat yang membuat Anda nyaman. Ajak teman atau saudara untuk pergi bersama. Dengan demikian, Anda akan lebih terhibur.

5. Cari Orang untuk Diajak Berdiskusi
Agar tidak menghubungi mantan kekasih ketika merasa rindu, cari orang
lain yang bisa diajak berdiskusi. Anda bisa mendiskusikan soal apa pun, entah pekerjaan, hubungan asmara, lingkungan sosial, dan sebagainya. Berdiskusi dengan orang lain bisa mengalihkan pikiran Anda.

Sahabat Adalah Terapi Terbaik Pasca Patah Hati

img

Apa yang Anda lakukan saat baru putus cinta? Mendengarkan lagu sedih? Menangisi diri di kamar, atau menghindari tiap orang? Daripada menyiksa diri seperti itu, sebaiknya segera hubungi para sahabat Anda. Karena ternyata, teman adalah terapi yang akan membuat Anda lebih cepat move on.

"Kadang kita terlalu sibuk dengan kehidupan kita sendiri, terutama jika kita memiliki pasangan. Tetapi Anda harus ingat, pershabatan yang kuat layaknya tanaman. Perlu dirawat dan dijaga," ujar Jenni Trent, seorang relationship expert.

Seperti yang dikutip dari Female First, teman dekat memberikan Anda banyak hal yang dibutuhkan saat baru putus cinta. Mulai dari kenyamanan, dukungan, dan juga tawa. Entah bagaimana cara ia menanggapi curhatan Anda, bisa dengan mengejek atau membiarkan Anda menangis dipundaknya. Semua itu akan membuat Anda merasa jauh lebih baik.

Beberapa teman wanita mungkin akan ikut berkomentar miring tentang si mantan, atau bahkan jadi curhat tentang kehidupan cintanya demi menyenangkan hati Anda. Sementara sahabat pria biasanya akan menyuruh Anda untuk lebih menikmati hidup dan tidak memikirkan masa lalu. Dengan bantuan ini, Anda pun tak akan punya waktu bersedih.

Jika Anda merasa kesepian saat baru putus, itu adalah hal biasa yang akan terobati seiring berjalannya waktu. Untuk itulah, Anda perlu sering-sering bercerita pada para sahabat. Anda juga bisa mengembangkan link pertemanan dengan pergi ke tempat baru dan berkenalan dengan orang baru di hidup Anda. Makin banyak teman yang Anda buat, makin sibuk, dan membuat Anda jadi mudah melupakan si mantan.

Anda bisa memanfaatkan momen putus cinta dengan kembali menghubungi para sahabat, dan menghabiskan waktu berkualitas bersama. Lakukan hal yang sebelumnya sulit Anda lakukan bersama para sahabat ketika masih punya pacar dulu. Menghabiskan waktu melakukan perawatan di salon, atau berbelanja juga bisa menyenangkan dan juga mempercantik diri untuk menarik perhatian pria lainnya. Buktikan pada sang mantan, hidup Anda lebih berkualitas dan bahagia tanpanya.

"Makin banyak teman dekat, maka Anda akan semakin baik! Tiap teman yang Anda buat, akan membuat kehidupan berkualitas. Mungkin ada teman yang bisa Anda andalkan untuk bersedih, adapula yang akan membuat Anda tertawa puas. Kita semua punya kualitas pertemanan yang berbeda dari tiap orangnya. Tinggal bagaimana Anda memanfaatkannya sesuai kebutuhan," tambah wanita yang juga presenter di Channel 4 dan BBC News 24 ini.

Baru Pacaran Sering Bertengkar? Ini Cara Mengatasinya

img

Di awal pacaran hubungan sedang hangat-hangatnya, namun bukan berarti jauh dari konflik. Seringkali justru di awal hubungan Anda dan kekasih menemui banyak hambatan.

Membutuhkan waktu untuk saling menyesuaikan diri jika masih baru pacaran. Sehingga wajar saja bila pasangan kekasih yang baru jadian mengalami konfkik-konflik. Ini cara menghadapi konflik dengn kekasih.

1. Jangan Terus Menyalahkan
Emosi yang meledak-ledak kerap kali terjadi dalam pertengkaran. Tak jarang hal ini membuat Anda jadi menyalahkan pasangan. Jika Anda melakukan hal tersebut, mungkin saja pasangan akan menutup diri, tidak mau mendengarkan dan yang paling buruk, meninggalkan Anda. Tak ada seorang pun yang ingin selalu disalahkan, bukan? Cobalah untuk menahan emosi dan berpikir jernih jika dihadapkan dengan sebuah masalah, cari jalan terbaik.

2. Utarakan Perasaan dalam Keadaan Tenang
Coba untuk selalu jujur mengenai perasaan Anda ketika si dia melakukan kesalahan. Hindari menggunakan kalimat yang menyudutkan dan menyalahkan.

Misalnya ketika si dia mulai jarang menghubungi, coba langsung berterus terang seperti ,"aku rasa kita sudah jarang berkomunikasi seperti biasanya, apakah ada yang bisa aku lakukan untuk memperbaikinya?". Berikan ia kesempatan untuk mengutarakan alasan dan juga kesempatan untuk memperbaiki keadaan.

3. Jangan Mendebatkan Semua Hal
Tidak ada manusia yang sempurna. Sehingga Anda tidak perlu mendebatkan semua hal. Pilih isu yang benar-benar penting untuk beradu argumen. Bila semua masalah dipertengkarkan, hanya akan membuang waktu dan tenaga Anda.

4. Bangun Kepercayaan
Pertengkaran terjadi mungkin karena belum memiliki kepercayaan yang besar terhadap kekasih. Mungkin ada trauma di masa lalu yang membuat Anda menjadi tidak mudah percaya terhadap kekasih atau mudah insecure. Sebaiknya singkirkan pikiran negatif dan pelan-pelan membangun kepercayaan.

4 Cara Agar Bisa Percaya Lagi Pada Kekasih yang Pernah Selingkuh

img

Tak ada seorangpun yang senang jika kepercayaannya dikhianati. Apalagi diselingkuhi oleh pasangan. Rasa sakit hati dan kecewa pun jadi alasan kuat untuk mengakhiri hubungan.

Namun apakah mungkin memberi kesempatan lagi pada pasangan yang pernah selingkuh? Apalagi jika Anda melihat si pasangan begitu menyesal. Simak tips berikut yang mungkin dapat membantu Anda mengembalikan kepercayaan pada si dia.

1. Bertanya pada Diri Sendiri
Sebelum memaafkannya, sebaiknya beri waktu bagi Anda untuk sendiri. Pergunakan waktu tersebut untuk instrospeksi dan menanyakan pada diri sendiri, apa Anda sudah memaafkannya? Atau apakah ia pernah berselingkuh sebelumnya? Ratih Ibrahim, psikolog sekaligus konsultan percintaan di Wolipop menyarankan:

"Tanyakan kepada diri kamu, apakah kamu sudah benar-benar memaafkan pasangan? Jika belum, tanyakan kembali apakah selama dua tahun terakhir ini dia pernah berselingkuh lagi? Jika jawabannya adalah tidak, sudah saatnya kamu memaafkannya. Dengan memaafkannya kamu akan melangkah maju dan meninggalkan masa lalu di belakang. Jika kamu sudah berhasil melangkah maju, akan lebih mudah untuk menumbuhkan kepercayaan terhadap dirinya," tutur Ratih.

2. Berkaca pada Diri Sendiri
Ketika keraguan mulai muncul kembali, tanyakan pula pada diri Anda, bagaimana hubungan berjalan akhir-akhir ini? Bagaimana cara ia memperlakukan Anda? Apa dia terlihat begitu menyesal? Jika jawabannya iya, maka belajarlah untuk terus berjalan dan hapus keraguan Anda padanya. Tiap orang berhak mendapat kesempatan kedua.

"Kalau ternyata kamu terus menerus dihantui perselingkuhannya dan tidak juga bisa move-on, pikirkan untuk menyudahi saja hubungan kalian, ketimbang melanjutkan sebuah hubungan yang kualitasnya buruk," tambah ibu dua anak ini.

3. Jangan Posesif
Setelah diselingkuhi, tak jarang wanita akan bersikap posesif karena trauma si pria akan pergi lagi. Namun, justru sikap inilah yang akan membuat Anda ditinggalkan.

"Perilaku posesif akan membuat pasangan kamu merasa terkekang dan tidak dipercaya. Alih-alih membuat dia sadar, perilaku posesif justru dapat membuat dirinya malah meninggalkan kamu. Lantas apa yang harus kamu lakukan? Kuncinya adalah berusaha berpikir rasional," jelas Ratih.

4. Jangan Selalu Melihat Masa Lalu
Ketika Anda sudah memilih melanjutkan hubungan, jangan pernah menoleh ke masa lalu. Hal itu akan membuat Anda kembali sakit hati, dan jadi was-was dengan si pasangan.

"Bukankah akan lebih menyenangkan jika kamu menikmati hubungan tersebut dan bersyukur dapat memiliki dia? Jika kamu terus terjebak dengan masa lalu, jangan bersedih jika akhirnya kamu pun kehilangan pacar," tambahnya.